Menjelang pemberangkatan kami ke Wonogiri untuk melakukan
survei, pada hari kamis tanggal 16 mei 2013 kami berkumpul dan membahas apa
saja yang diperlukan ketika survei nanti. Segala macam barang-barang bawaan
yang akan kami bawa ketika survei, baik barang pribadi maupun barang yang akan
dipakai bersama-sama kami bahas ketika hari itu. Kami menentukan siapa saja
penanggung jawab terhadap suatu barang yang akan dibawa nanti ketika survei.
Kami juga membahas bagaimana teknis pemberangkatan kami.
Barang bawaan yang banyak membuat kami berinisiatif untuk membawa mobil, kami
berpikir keras untuk menentukan mobil jenis apa yang bisa dipakai untuk
mengangkut barang-barang kami dan dari mana kami memperolehnya. Hingga akhirnya
salah satu teman kami yang bernama Deny mengusahakan agar bisa membawa mobilnya
untuk mengangkut barang-barang bawaan kami.
Kelompok kami berjumlah 11 orang, segala sesuatu yang berhubungan
dengan survei kami pertimbangkan hingga akhirnya kami membagi kelompok kami
menjadi 2 kelompok. Ada 8 orang yang mengendarai sepeda motor yang terdiri dari
3 orang perempuan dan 5 orang laki-laki. Sedangkan sisanya 3 orang perempuan
naik mobil yang berisi barang-barang bawaan. Anggota kelompok kami yang
mengendarai sepeda motor berangkat lebih awal yakni pada hari jumat pagi,
sedangkan yang naik mobil berangkat setelah pengendara motor berangkat yakni
pada hari sabtu pagi.
Pada kamis malam kelompok kami khususnya para pengendara
motor mengantar barang-barang bawaan mereka ke kosan Deny. Hal ini dilakukan
agar kami tidak merasa kesulitan ketika menata barang-barang bawaan kami ke
dalam mobil pada esok harinya. Selain mengantar barang bawaan, kami juga
mengurus pelunasan iuran kelompok kami. Hampir setiap anggota kami yang
memiliki sepeda motor, tapi tidak semuanya dibawa ketika survei. Hal ini
dikarenakan ada beberapa motor yang dimiliki oleh anggota kelompok kami yang
berupa motor matic yang tidak sesuai
dengan medan perjalanan wilayah studi kami, jika motor matic anggota kelompok kami dibawa untuk survei kami khawatir
nantinya akan menjadi rusak. Ada pula beberapa sepeda motor anggota kelompok
kami yang belum diservis yang kondisinya parah dan tidak memungkinkan untuk
digunakan saat survei, sehingga pada kamis malam itu kami juga melakukan
kegiatan berupa pertukaran sepeda motor. Ada beberapa sepeda motor anggota
kelompok kami yang jenisnya bukan matic dan
kondisinya baik sehingga dapat ditukar dengan sepeda motor yang kondisinya
tidak memungkinkan untuk digunakan untuk survei.
No comments:
Post a Comment