Tuesday, 16 July 2013

Want to know??

Bulan Ramadhan yang penuh berkah pun datang, dan kami keluarga PuKis menyambutnya dengan suka cita. Suatu keberkahan tersendiri bagi kami bisa menjalani puasa bersama, tentunya dengan buka bareng yang terhitung 'sering' dan beberapa sahur bareng. Tentunya dengan hasil pengerjaan laporan yang tidak ketinggalan juga, berikut adalah sedikit bocoran dari sebagian kecil hasil kerja kami..
Ingin tahu hasil selengkapnya dan bagaimana keunikan kita keluarga Pukis?? Just wait and see :D




Last Day in PuKis

Kamis, 23 Mei 2013

Kegiatan awal kami di pagi-pagi buta ridho, isnu, dan Hilma karena sudah terbangun dari tempat tidur dan tidak tau kegiatan apa yang akan dilakukan jam 3 pagi. Group trio kwek-kwek ini memutuskan unutk pergi ke pasar mengetahui kegiatan yang ada di pasar Purwantoro serta melaksanakan tugas dari Bapak jawoto untuk mengetahui kegiatan pasar di wiliayah studi. Setelah di Pasar Purwantoro kami bertiga membagi-bagi tugas untuk mewawancarai beberapa pedagang yang ada di sana dan mengambil foto-foto  keadaan pasar di pagi hari. Setelah mendengar suara adzan subuh yang menggema di telinga, kami bertiga langsung menuju masjdi untuk melaksanakan kewajiban sebagia umat muslim sholat subuh. Karen hilma tidak membawa mukena maka ia memutuskan untuk sholat di rumah.
Setelah sholat subuh, isnu mengajak ridho untuk kembali ke pasar karena ingin menambahkan informasi dari pedagang disana. Setelah sampai pasar kami berdua memutuskan untuk duduk di tempat jualan kopi, the, dan gorengan. Setelah duduk kami memesan 1 kopi susu panas untuk menghangatkan tubuh di pagi yang dingin itu. Sambil minum segelas kopi susu hangat ditemani gorengan dan sate bakso yang belum lama diangkat dari penggorengan kami berbincang dengan supir angkutan, kami menanyakan trayek angkutan umum yang ada di Kecamatan Purwantoro. Selain bercengkrama dengan bapak supir yang bernama Andy, kami juga bercengkrama dengan ibu yang jualan. Saking asyiknya bercengkrama ibunya juga menceritakan tentang keadaan anak-anaknya yang alhamdulilah sudah sukses saat ini, walaupun ibunya bekerja sebai seorang pedagang gorengan dan kopi. Setelah kenyang memakan grengan dan informasi yang didapat sampe tumpeh-tumpeh , dua jejaka ini memutuskan untuk kembali ke basecsmp.
Alhmdulilah setelah sampai di basecamp anak-anak sudah pada bangun semua dan sudah tidak bau kasur. Setelah semua sudah siap untuk survey kita menuju ke tempat makan untuk makan bersama. Setlah perut terisi kami berkumpul untuk breafing dan berdoa bersama, agar diberi kemudahan saat survey ke wilayah amatan. Akhirnya kami melucur kewilayah amatan masing-masing. Tetapi Ridho dan Reni mengunjungi saudara Reni ke Bapak Sarobi yang sudah lama tidak bertemu dan merindukan mbak Reni, selain menumukan Reni dengan saudaranya, kami juga berpamitan dan mengucapkan terima kasih atas bantuan bapak sarobi selama kami di Wonogiri.

Pada malam harinya kami menuju Madiun untuk melepas kepenatan dan ucapan perpisahan kami, karena besok kami sudah pulang ke Semarang. Di Madiun kami mengelilingi alun-alun dan makan malam disana dengan menu special Pecel Madiun ditemani dengan suar merdu pengamen jalanan. Kita juga menyempatkan sholat isya berjamaah di masjid dekat alun-alun. Karena kita haus belanja, kita mampir ke 3second untu melihat siapa tau ada yang cocok dan alhamdulilah ada yang cocok untuk dibawa pulang ke Semarang. Setelah badan letih, kita memutuskan untuk pulang ke basecamp, mengumpulkan energy untu pulang keesokan harinya ke Semarang.

Undangan Ke SMA 1 Purwantoro

Selasa, 21 Mei 2013


Hari ini selasa berarti hari ke 4 kami Di wonogiri. Agenda kami pada hari ini adalah mengunjungi SMAN 1 Purwantoro. Tujuan kami mengunjungi SMA tersebut selain mendapat undangan dari salah satu guru disana yang sekaligus juga pengurus PMP yaitu ingin mengetahui bagai keadaan ataupun kondisi dari salah satu fasilitas pendidikan yang terdapat pada Kecamatan Purwantoro.
Selama di SMAN 1 Purwantoro, kami diberikan pengarahan tentang kegiatan apa saja yang diadakan di SMA ini. Pada SMA ini terdapat beberapa kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha. Salah satunya yaitu pengolahan akar wangi yang dijadikan  sebagai kerajinan tangan. Namun selama ini hasil dari kerajinan itu hanya dikutkan pada pameran – pameran saja. Selain itu terdapat kegiatan pengolahan sampah organih ataiu anorganik yang dijadikan pupuk.
Kondisi fisik bangunan di SMAN 1 Purwantoro dapat dibilang sudah cukup baik. Bangunannya tidak terlihat kerusakan yang berarti. Fasilitas – fasilitas penunjang dari SMA ini sudah cukup lengkap dengan kondisi yang cukup baik. Kebutuhan akan tenaga pengajar di SMA ini juga sudah dapat memenuhi kebutuhan yang ada.
Setelah melakukan kunjungan di SMAN 1 Purwantoro, kelompok kami melanjutkan dengan pergi ke masing – masing kelurahan yang sebelumnya dibagi. Hal tersebut kami lakukan unutk mencari data yang pada hari sebelumnya belum didapatkan. Kegiatan tersebut kami lakukan sampai sore hari.
Pada malam harinya kami melakukan evaluasi kegiatan pada hari ini seperti malam sebelumnya. Selanjutnya kami lanjutkan dengan makan bersama dan istirahat.

Monday, 1 July 2013

3rd day di Kismantoro

Minggu 19 Mei


Agenda kegiatan survey untuk hari Minggu, 19 Mei 2013 adalah menyebar kuesioner dan melakukan observasi ke seluruh desa/kelurahan yang terdapat di Kecamatan Kismantoro. Seperti sebelumnya, 11 orang anggota kelompok dibagi menjadi 5 tim untuk melakukan survey ke 10 desa/kelurahan. Kegiatan hari itu dimulai pukul 09.00 menuju wilayah amatan. Setelah sarapan bersama di warung yang tidak jauh dari base camp, kami berangkat bersama menuju wilayah amatan.
Lokasi wilayah amatan sebagian besar terletak di perbukitan atau pegunungan dengan kondisi jalan yang cenderung buruk. Motor yang kami tumpangi harus berjuang keras untuk dapat sampai ke lokasi tujuan. Hal positifnya adalah kami dapat menikmati pemandangan hijau di sepanjang perjalanan yang membentang di kiri-kanan jalan. Tidak seperti pegunungan di wilayah lain yang hawanya dingin, di Kecamatan Kismantoro hawanya panas dan sedikit berkabut.

Pencarian beberapa desa cukup sulit karena akses yang harus ditempuh dari jalan utama jauh dan jalanan rusak. Feedback yang kami dapatkan dari warga tentang pengisian kuesioner observasi cukup baik karena warga di Kecamatan Kismantoro ramah. Target yang ingin dicapai pada hari itu selesai sekitar pukul 14.00 dan kami segera kembali ke base camp. Malam harinya, setelah sholat maghrib kami melakukan evaluasi dan rekap hasil survey.

2nd Day

Sabtu 18 Mei 2013


Jam 05.00 : Masih setengah sadar, turun dari kasur (masih males) karena perut mules :p. Lari-lari ke kamar mandi, eh liat ridho.
“Dho, siapa yang lagi di kamar mandi?”
“Isnu, git.”
“Oh ya udah.”
(Maklum kamar mandi Cuma 1 jadi harus gantian :3)
Balik lagi masuk kamar, nungguin Isnu selese mandi, lamaaaa~ perutku uda mules, diujung tanduk *eh.
Isnu selese, Efri tiba-tiba masuk kamar mandi juga (aku kapan -___-)
Yah, nungguin lagi deh :’)
Efri keluar, aku capcus masuk kamar mandi. Yeah :D
Jam 07.00 : Belum selese juga antri mandinya. (aku udah mandi lho :3). Nungguin lamaa banget, ya udah bobok lagi :O
Jam 10.00 : Capcus berangkat suvei :D (Eh sarapan dulu ding :3). Makan di warteg deket basecamp. Kaget. Harganya murah banget. Makan nasi (ambil sendiri) + telor + sayur + peyek = Rp 4000. Kenyang deh. Selese makan, terus berdoa biar lancar surveinya + dapet semua datanya. Amin J
Kita (Gita sama Memed) dapet wiayah survei di 3 desa yaitu Desa Kenteng, Ploso dan Bakalan. Nah Desa terakhir yang tadi disebutin itu katanya jauh + aksesnya susah. (eheemm... semangat yak :’) )
Akhirnya semua berangkat survei daerah masing-masing. Pertama aku sama Memed ke Desa Kenteng. Cuma pake feeling akhirnya sampe deh di Desa Kenteng. Teruss, mikir, siapa yang mau dikasih kuesioner? Masih ragu-ragu kalo liat rumah. (Kita baginya berdasarkan kondisi fisik rumah. Ada rumah besar, sedang, dan kecil). Kalo ketemu rumah pintunya lagi kebuka, memed mesti tanya, “itu aja git, gimana?” -__-
Jengjengjeng, pilihan pertama jatuh pada Bapak-bapak yang lagi ngerjain ukiran di depan rumah. Kita tanya-tanya sama bapaknya, eh bapaknya curhat juga. Ada kejadian lucu waktu kita tanya ke bapaknya. “Kalau milih pendidikan ke anaknya, Bapak mau milih pendidikan yang deket tapi kualitas jelek, atau pendidikan jauh tapi kualitas bagus?”
Bapaknya jawab dengan PD “Oh, mba, saya masih perjaka,” -___________-
Kriik kriik kriiik~ so? Kalo bapaknya masih perjaka terus kita harus bilang wow gitu -____-
Ada kejadian lucu waktu mau ngasih kuesioner di salah satu ibu-ibu yang punya warung. Niatnya sih mau ngemodusin ibu-ibunya biar mau dikasih kuesioner. Memed modusin beli Ri*so di warung ibunya, tapi... ibunya gak bersedia dikasih kuesioner. (Pokoknya semua salah memed ). Maluuu udah beli Ri*so tapi gak jadi -_-
Setelah itu kami ke Desa Ploso dan Desa Bakalan. Kira-kira jam 11 siang kami ke Desa Bakalan. Perjalanan ke Desa Bakalan cetar banget -_- jalannya becekgak ada ojek *gak deng.
Pokoknya akses jalan ke Desa Bakalan itu susah banget. Tapi waktu udah disana... rumah-rumah disana tertata rapi banget. Kami sempet makan mie ayam disana (Mie ayamnya enak lho J ) terus tanya-tanya sama bapak penjual mie ayam *kali ini modusnya berhasil :D
Kalo kata Pak Lurah Bakalan emang disana ada perjanjian antar warga mana lahan yang bisa dibangun mana lahan yang gak boleh dibangun. Kece yaa, walaupun Desa Bakalan cukup terpencil tapi warga disana udah tau namanya tata kota. J
Kira-kira sebelum Ashar kami balik agi di basecamp di rumah Bu Dibyo. Sampe basecamp disambut sama hilma, reni, deny yang emang baru dateng ke Purwantoro. Akhirnya survei hari pertama selesai.
Malamnya kami kumpul kelompok untuk mempersiapkan survei hari kedua dan sharing-sharing apa aja yang hasil yang didapatkan hari ini. Selamat malam. Salam PUKIS J

Monday, 24 June 2013

Hari 1 Purwantoro

Jumat, 17 Mei 2013


Pagi sebelum mentari menampakkan sinarnya, sekitar jam setengah 5 saat itu. Deny udah mulai ngebangunin anggota PuKis tim 1 dari tidurnya buat mulai siap – siap berangkat ke Wonogiri. Jam 6 pagi jadwal kami buat kumpul di depan gang kosan Maulana dan maksimal setengah 7 berangkat. Namun, karena adanya kendala seperti nungguin temen yang antre mandi, manasin motor, dll jadi jam keberangkatan kami agak molor. Sebelum berangkat kami berdoa bersama tentunya jargon PuKis…. Tepatnya jam setengah 7 pagi kami berangkat dari Indomar*et Ngesrep langsung menuju Wonogiri. Ada 5 motor yang berangkat pada hari itu, susunannya adalah Maulana paling depan sebagai  navigator Pukis, kemudian disusul Isnu Addin, barisan ketiga ada Ridho Efri, selanjutnya Harya Harya Gita, yang terakhir adalah Adit sebagai penjaga tim PuKis kalau – kalau nanti pada ketinggalan, hehe..
Sebelum sampai ke patung kuda, tiba – tiba BB Addin jatuh ditengah jalan, untungnya ada Ridho yang nyadar. Akhirnya Ridho berhenti buat ngambilin BBnya Addin, kemudian beberapa saat Isnu dan Addin datang karena Addin baru sadar BBnya jatuh. Setelah itu BBnya kembali lagi ke tangan Addin dan kami pun melanjutkan perjalanan. Sebentar saja kami sudah masuk ke Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hawa dingin pagi yang menusuk tulang menyambut kami disana. Kami melewati ringroad Salatiga agar tidak terganggu padatnya kendaraan di tengah Kota Salatiga.
Kemudian kami berhenti sejenak di Indomar*t untuk beli minum dan istirahat. Tidak lama – lama, kami segera meluncur ke Wonogiri untuk melanjutkan perjalanan. Sekitar pukul 10 pagi, kami sudah masuk ke Kabupaten Wonogiri, setelah itu kami segera melanjutkan ke Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro, wilayah studi Kelompok PuKis. Sekitar jam 11 lebih Adit dan Ridho berhenti di Kecamatan Slogohimo untuk menemui Pak Sarobi, saudara dari Renni. Beliau yang membantu kami untuk mencari tempat penginapan selama tinggal di Wonogiri. Kami berdua Sholat Jumat terlebih dahulu di dekat rumah Pak Sarobi. Setelah itu kami pun disuguhi makanan dan minuman oleh Pak Sarobi, kami merasa merepotkan beliau *dalam hati Alhamdulillah :D…
Setelah istri beliau pulang, kami langsung diantarkan ke Purwantoro untuk menuju penginapan yang direkomendasikan oleh Pak Sarobi. Tidak beberapa lama, kami sudah sampai di depan Kecamatan Purwantoro. Semua anggota PuKis yang duluan sampai, sudah menunggu di warung makan depan Kecamatan. Langsung kami menuju penginapan, pemiliknya adalah Bu Dibyo dan ditemani cucunya tinggal dirumah itu, bernama Bella. Kami pun segera akrab dengan Bella, dari sore hari sampai malam hari kami berfoto – foto ria dengan dia. Akhirnya hari pertama kami sampai dengan selamat di Purwantoro, tunggu cerita seru kami selanjutnya di Purwantoro – Kismantoro..Stay with us guys!!! J

H-1 Survey Wonogiri

Kamis, 16 Mei 2013

Menjelang pemberangkatan kami ke Wonogiri untuk melakukan survei, pada hari kamis tanggal 16 mei 2013 kami berkumpul dan membahas apa saja yang diperlukan ketika survei nanti. Segala macam barang-barang bawaan yang akan kami bawa ketika survei, baik barang pribadi maupun barang yang akan dipakai bersama-sama kami bahas ketika hari itu. Kami menentukan siapa saja penanggung jawab terhadap suatu barang yang akan dibawa nanti ketika survei.
Kami juga membahas bagaimana teknis pemberangkatan kami. Barang bawaan yang banyak membuat kami berinisiatif untuk membawa mobil, kami berpikir keras untuk menentukan mobil jenis apa yang bisa dipakai untuk mengangkut barang-barang kami dan dari mana kami memperolehnya. Hingga akhirnya salah satu teman kami yang bernama Deny mengusahakan agar bisa membawa mobilnya untuk mengangkut barang-barang bawaan kami.
Kelompok kami berjumlah 11 orang, segala sesuatu yang berhubungan dengan survei kami pertimbangkan hingga akhirnya kami membagi kelompok kami menjadi 2 kelompok. Ada 8 orang yang mengendarai sepeda motor yang terdiri dari 3 orang perempuan dan 5 orang laki-laki. Sedangkan sisanya 3 orang perempuan naik mobil yang berisi barang-barang bawaan. Anggota kelompok kami yang mengendarai sepeda motor berangkat lebih awal yakni pada hari jumat pagi, sedangkan yang naik mobil berangkat setelah pengendara motor berangkat yakni pada hari sabtu pagi.

Pada kamis malam kelompok kami khususnya para pengendara motor mengantar barang-barang bawaan mereka ke kosan Deny. Hal ini dilakukan agar kami tidak merasa kesulitan ketika menata barang-barang bawaan kami ke dalam mobil pada esok harinya. Selain mengantar barang bawaan, kami juga mengurus pelunasan iuran kelompok kami. Hampir setiap anggota kami yang memiliki sepeda motor, tapi tidak semuanya dibawa ketika survei. Hal ini dikarenakan ada beberapa motor yang dimiliki oleh anggota kelompok kami yang berupa motor matic yang tidak sesuai dengan medan perjalanan wilayah studi kami, jika motor matic anggota kelompok kami dibawa untuk survei kami khawatir nantinya akan menjadi rusak. Ada pula beberapa sepeda motor anggota kelompok kami yang belum diservis yang kondisinya parah dan tidak memungkinkan untuk digunakan saat survei, sehingga pada kamis malam itu kami juga melakukan kegiatan berupa pertukaran sepeda motor. Ada beberapa sepeda motor anggota kelompok kami yang jenisnya bukan matic dan kondisinya baik sehingga dapat ditukar dengan sepeda motor yang kondisinya tidak memungkinkan untuk digunakan untuk survei.