Kamis, 23 Mei 2013
Kegiatan
awal kami di pagi-pagi buta ridho, isnu, dan Hilma karena sudah terbangun dari
tempat tidur dan tidak tau kegiatan apa yang akan dilakukan jam 3 pagi. Group
trio kwek-kwek ini memutuskan unutk pergi ke pasar mengetahui kegiatan yang ada
di pasar Purwantoro serta melaksanakan tugas dari Bapak jawoto untuk mengetahui
kegiatan pasar di wiliayah studi. Setelah di Pasar Purwantoro kami bertiga
membagi-bagi tugas untuk mewawancarai beberapa pedagang yang ada di sana dan
mengambil foto-foto keadaan pasar di
pagi hari. Setelah mendengar suara adzan subuh yang menggema di telinga, kami
bertiga langsung menuju masjdi untuk melaksanakan kewajiban sebagia umat muslim
sholat subuh. Karen hilma tidak membawa mukena maka ia memutuskan untuk sholat
di rumah.
Setelah
sholat subuh, isnu mengajak ridho untuk kembali ke pasar karena ingin
menambahkan informasi dari pedagang disana. Setelah sampai pasar kami berdua
memutuskan untuk duduk di tempat jualan kopi, the, dan gorengan. Setelah duduk
kami memesan 1 kopi susu panas untuk menghangatkan tubuh di pagi yang dingin
itu. Sambil minum segelas kopi susu hangat ditemani gorengan dan sate bakso
yang belum lama diangkat dari penggorengan kami berbincang dengan supir
angkutan, kami menanyakan trayek angkutan umum yang ada di Kecamatan
Purwantoro. Selain bercengkrama dengan bapak supir yang bernama Andy, kami juga
bercengkrama dengan ibu yang jualan. Saking asyiknya bercengkrama ibunya juga
menceritakan tentang keadaan anak-anaknya yang alhamdulilah sudah sukses saat
ini, walaupun ibunya bekerja sebai seorang pedagang gorengan dan kopi. Setelah
kenyang memakan grengan dan informasi yang didapat sampe tumpeh-tumpeh , dua
jejaka ini memutuskan untuk kembali ke basecsmp.
Alhmdulilah
setelah sampai di basecamp anak-anak sudah pada bangun semua dan sudah tidak
bau kasur. Setelah semua sudah siap untuk survey kita menuju ke tempat makan
untuk makan bersama. Setlah perut terisi kami berkumpul untuk breafing dan
berdoa bersama, agar diberi kemudahan saat survey ke wilayah amatan. Akhirnya
kami melucur kewilayah amatan masing-masing. Tetapi Ridho dan Reni mengunjungi
saudara Reni ke Bapak Sarobi yang sudah lama tidak bertemu dan merindukan mbak
Reni, selain menumukan Reni dengan saudaranya, kami juga berpamitan dan mengucapkan
terima kasih atas bantuan bapak sarobi selama kami di Wonogiri.
Pada
malam harinya kami menuju Madiun untuk melepas kepenatan dan ucapan perpisahan
kami, karena besok kami sudah pulang ke Semarang. Di Madiun kami mengelilingi
alun-alun dan makan malam disana dengan menu special Pecel Madiun ditemani
dengan suar merdu pengamen jalanan. Kita juga menyempatkan sholat isya
berjamaah di masjid dekat alun-alun. Karena kita haus belanja, kita mampir ke
3second untu melihat siapa tau ada yang cocok dan alhamdulilah ada yang cocok
untuk dibawa pulang ke Semarang. Setelah badan letih, kita memutuskan untuk
pulang ke basecamp, mengumpulkan energy untu pulang keesokan harinya ke
Semarang.
No comments:
Post a Comment