Instrumen yang digunakan untuk
mengumpulkan data dan informasi dalam proses kegiatan lapangan Kelompok 1
Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Kismantoro dibagi menjadi 3, yaitu :
1.
Survey
merupakan kegiatan pengumpulan data melalui penyebaran pertanyaan dalam format
tertentu (kuesioner)
2.
Observasi
Observasi lapangan, yaitu metode pengumpulan data melalui
pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di wilayah
Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro dengan tujuan untuk mengetahui
karakteristik fisik Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro seperti topografi,
jenis tanah, sarana prasarana dan infrastruktur. Kegiatan ini dilakukan untuk
mengetahui kondisi eksisting di Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro dengan
menggunakan instrumen-nstrumen tertentu. Instrumen yang digunakan dalam
observasi lapangan :
·
Peta Sampling
untuk menentukan titik pengamatan
·
Check list
aspek-aspek yang akan diamati.
·
Rating scale,
merupakan instrumen untuk mencatat prioritas objek amatan.
·
Tabel mobilisasi
untuk mengoptimalkan waktu
·
Kamera, alat
tulis, kendaraan, perekam video
3.
Telaah
dokumen merupakan kegiatan pengumpulan data melalui pencatatan terhadap dokumen,
bisa dilakukan dengan :
·
Mengkaji
literatur, yaitu mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan yang terdapat
di dalam literatur seperti buku, internet, dan media cetak lainnya.
·
Survei instansi,
yaitu mengumpulan data yang dilakukan dengan meminta data-data kepada instansi
terkait.
Ketiga
instrumen tersebut perlu digabungkan karena jika hanya menggunakan salah satu
instrumen saja data dan informasi yang didapat belum terlalu valid. Sehingga
jika didapatkan data dari telaah dokumen dan didapatkan data tersebut janggal /
masih dipertanyakan kebenarannya / belum lengkap maka diperlukan survey dan
observasi untuk melengkapi dan membuktikan kebenarannya.
Untuk menjalankan ketiga instrumen
diatas memerlukan peralatan-peralatan untuk mendukung kegiatan lapangan
tersebut. Peralatan tersebut adalah peta, kamera, video, alat perekam, laptop,
alat tulis, form wawancara, form kuisioner, dan borang chek list data. Berikut merupakan penjelasan dari masing –
masing instrumen yang akan digunakan demi menunjang kegiatan observasi di
wilayah studi.
1. Peta
Peta digunakan
untuk mempermudah pencarian data, karena mempunyai informasi yang akurat
tentang lokasi, kedudukan lintang bujur suatu tempat, ukuran wilayah, kondisi
dan fisiografis suatu wilayah dan kota. Sehingga mobilisasi dapat cepat dan
tepat karena dibantu dengan peta yang merupakan kenampakan fisik bumi dalam
bentuk kecil.
Tabel
Jenis Peta yang Akan Digunakan dan Kegunaannya
|
Peta
|
Kegunaan
|
|
Peta
administrasi
|
untuk mengetahui
batas - batas wilayah studi
|
|
Peta jaringan
jalan
|
untuk mengetahui
persebaran dan akses jalan di wilayah studi
|
|
Peta topografi
|
untuk mengetahui
tingkat kelerengan di wilayah studi
|
|
Peta persebaran
fasilitas
|
untuk mengetahui
lokasi – lokasi persebaran fasilitas di wilayah studi
|
|
Peta tata guna
lahan
|
untuk mengetahui
penggunaan lahan di wilayah studi
|
2. Kamera,
Video, Alat Perekam, Laptop, dan Alat
Tulis
Kamera digunakan
untuk mengambil gambar waktu melakukan instrumen survey ataupun observasi. Selanjutnya
gambar tersebut dijadikan dokumentasi dalam laporan yang dibuat sehingga bisa
dijadikan bukti bahwa sudah melakukan instrumen-instrumen yang harus dilakukan
dalam kegiatan lapangan. Kamera yang digunakan tidak harus yang bagus, yang
penting dapat mendokumentasikan suatu kejadian dan dapat dilihat dengan jelas.
Video juga
digunakan untuk mengerekam kejadian dengan disertai gambarnya. Fungsinya hampir
sama dengan kamera sebagai alat bukti namun video lebih jelas untuk dapat
melihat suatu kejadian karena ada alur gambarnya yang memperlihatkan kejadian
itu sedang berlangsung. Untuk membuat video tidak perlu memerlukan kamera yang
bagus, yang penting dapat mendokumentasikan suatu kejadian dan dapat dilihat
dengan jelas.
Alat perekam
digunakan untuk merekam suara, misal untuk merekam percakapan wawancara. Alat
perekam ini sangat penting fungsinya karena jika melakukan wawancara hanya
membawa alat tulis maka banyak percakapan yang tidak tertulis karena
keterbatasan tulisan. Sehingga agar lebih efektif maka digunakan alat perekam
untuk merekam percakapan wawancara.
Laptop digunakan
untuk membuat dan menggabungkan semua instrumen yang digunakan dan mengolahnya
untuk dijadikan suatu laporan. Fungsi laptop sangat vital sekali karena semua
dokumen, data dan informasi disimpan didalamnya.
Alat tulis digunakan
untuk mendukung semua kegiatan dan peralatan yang digunakan dalam kegiatan
lapangan. Alat tulis ini fungsinya tidak terlalu vital karena fungsinya telah
digantikan oleh kamera, video, alat perekam, dan laptop.
3. Form Wawancara
Wawancara, yaitu kegiatan tanya jawab untuk menggali
informasi berupa keterangan atau pendapat yang dilakukan oleh penanya kepada
yang ditanya. Pertanyaan tersebut dalam hal ini haruslah sesuai dengan tabel
kebutuhan data. Ada beberapa hal yang harus disiapkan dalam menyusun form
wawancara.
a) Menentukan target responden yang akan diwawancarai
· Camat, Lurah serta penduduk yang bertempat tinggal di
wilayah studi
· Membuat list pertanyaan yang disesuaikan dengan tabel
kebutuhan data
b) Pembagian mobilisasi personil ke instansi-instansi
terkait dan warga (tabel mobilisasi).
c) Pembuatan form pertanyaan yang disesuaikan dengan list
pertanyaan yang sudah dibuat dan form pertanyaan tersebut.
d) Preparat penunjang kegiatan wawancara seperti kamera,
alat tulis, perekam video.
e) Melakukan wawancara kepada responden yang telah
ditentukan
Evalusi hasil wawancara, yaitu evaluasi mengenai
kelengkapan data yang telah diperoleh dari hasil wawancara. Jika terdapat
pertanyaan yang belum terjawab, maka harus menggunakan alternatif lain untuk
mencari jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat.
4. Form
Kuisioner
Kuisioner, merupakan adalah sejumlah pertanyaan tertulis
yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden untuk megetahui
hal-hal yang responden ketahui mengenai Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro.
Jumlah kuisoner yang akan disebarkan masing–masing sebanyak 2 sampel ke setiap
kelurahan di Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro. Instrumen yang digunakan
untuk kuisioner adalah form kuisioner, kuisoner dikerjakan ketika melakukan
survey observasi lapangan ke setiap wilayah kelurahan, hal ini bertujuan untuk
mengefisiensikan waktu dan penyebaran form kuisoner dapat dilakukan dengan
mengikuti tabel mobilitas. Kuisioner disebar dengan teknik sampling kepada
beberapa warga dan dapat mewakili seluruh masyarakat di Kecamatan Purwantoro
dan Kismantoro. Teknik samping yang di gunakan adalah Simple random sampling
Dikatakan simple (sederhana) karena pengmbilan sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang
ada pada populasi itu.
5. Borang
Check List Data
Borang
check list data adalah suatu metode untuk mendata semua kebutuhan data dan
membuat kolom check list untuk data yang sudah ditemukan. Sehingga mempermudah
mengecek data-data yang belum ada ataupun belum lengkap. Borang check list ini
biasanya sama dengan tabel kebutuhan data namun ditambah kolom untuk membuat
tanda check list data. Sehingga data yang dicari dan didapat sesuai dengan data
yang dibutuhkan dalam tabel kebutuhan data.