Thursday, 11 April 2013

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN DALAM KEGIATAN LAPANGAN DI KECAMATAN PURWANTORO DAN KECAMATAN KISMANTORO, KABUPATEN WONOGIRI

Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi dalam proses kegiatan lapangan Kelompok 1 Kecamatan Purwantoro dan Kecamatan Kismantoro dibagi menjadi 3, yaitu :
1.         Survey merupakan kegiatan pengumpulan data melalui penyebaran pertanyaan dalam format tertentu (kuesioner)
2.         Observasi
Observasi lapangan, yaitu metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di wilayah Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik fisik Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro seperti topografi, jenis tanah, sarana prasarana dan infrastruktur. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi eksisting di Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro dengan menggunakan instrumen-nstrumen tertentu. Instrumen yang digunakan dalam observasi lapangan : 
·         Peta Sampling untuk menentukan titik pengamatan
·         Check list aspek-aspek yang akan diamati.
·         Rating scale, merupakan instrumen untuk mencatat prioritas objek amatan.
·         Tabel mobilisasi untuk mengoptimalkan waktu
·         Kamera, alat tulis, kendaraan, perekam video
3.         Telaah dokumen merupakan kegiatan pengumpulan data melalui pencatatan terhadap dokumen, bisa dilakukan dengan :
·      Mengkaji literatur, yaitu mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan yang terdapat di dalam literatur seperti buku, internet, dan media cetak lainnya.
·      Survei instansi, yaitu mengumpulan data yang dilakukan dengan meminta data-data kepada instansi terkait.
Ketiga instrumen tersebut perlu digabungkan karena jika hanya menggunakan salah satu instrumen saja data dan informasi yang didapat belum terlalu valid. Sehingga jika didapatkan data dari telaah dokumen dan didapatkan data tersebut janggal / masih dipertanyakan kebenarannya / belum lengkap maka diperlukan survey dan observasi untuk melengkapi dan membuktikan kebenarannya.
Untuk menjalankan ketiga instrumen diatas memerlukan peralatan-peralatan untuk mendukung kegiatan lapangan tersebut. Peralatan tersebut adalah peta, kamera, video, alat perekam, laptop, alat tulis, form wawancara, form kuisioner, dan borang chek list data. Berikut merupakan penjelasan dari masing – masing instrumen yang akan digunakan demi menunjang kegiatan observasi di wilayah studi.
1.     Peta
Peta digunakan untuk mempermudah pencarian data, karena mempunyai informasi yang akurat tentang lokasi, kedudukan lintang bujur suatu tempat, ukuran wilayah, kondisi dan fisiografis suatu wilayah dan kota. Sehingga mobilisasi dapat cepat dan tepat karena dibantu dengan peta yang merupakan kenampakan fisik bumi dalam bentuk kecil.   
Tabel Jenis Peta yang Akan Digunakan dan Kegunaannya
Peta
Kegunaan
Peta administrasi
untuk mengetahui batas - batas wilayah studi
Peta jaringan jalan
untuk mengetahui persebaran dan akses jalan di wilayah studi
Peta topografi
untuk mengetahui tingkat kelerengan di wilayah studi
Peta persebaran fasilitas
untuk mengetahui lokasi – lokasi persebaran fasilitas di wilayah studi
Peta tata guna lahan
untuk mengetahui penggunaan lahan di wilayah studi

2.    Kamera, Video, Alat Perekam, Laptop,  dan Alat Tulis
Kamera digunakan untuk mengambil gambar waktu melakukan instrumen survey ataupun observasi. Selanjutnya gambar tersebut dijadikan dokumentasi dalam laporan yang dibuat sehingga bisa dijadikan bukti bahwa sudah melakukan instrumen-instrumen yang harus dilakukan dalam kegiatan lapangan. Kamera yang digunakan tidak harus yang bagus, yang penting dapat mendokumentasikan suatu kejadian dan dapat dilihat dengan jelas.
Video juga digunakan untuk mengerekam kejadian dengan disertai gambarnya. Fungsinya hampir sama dengan kamera sebagai alat bukti namun video lebih jelas untuk dapat melihat suatu kejadian karena ada alur gambarnya yang memperlihatkan kejadian itu sedang berlangsung. Untuk membuat video tidak perlu memerlukan kamera yang bagus, yang penting dapat mendokumentasikan suatu kejadian dan dapat dilihat dengan jelas.
Alat perekam digunakan untuk merekam suara, misal untuk merekam percakapan wawancara. Alat perekam ini sangat penting fungsinya karena jika melakukan wawancara hanya membawa alat tulis maka banyak percakapan yang tidak tertulis karena keterbatasan tulisan. Sehingga agar lebih efektif maka digunakan alat perekam untuk merekam percakapan wawancara.
Laptop digunakan untuk membuat dan menggabungkan semua instrumen yang digunakan dan mengolahnya untuk dijadikan suatu laporan. Fungsi laptop sangat vital sekali karena semua dokumen, data dan informasi disimpan didalamnya.
Alat tulis digunakan untuk mendukung semua kegiatan dan peralatan yang digunakan dalam kegiatan lapangan. Alat tulis ini fungsinya tidak terlalu vital karena fungsinya telah digantikan oleh kamera, video, alat perekam, dan laptop.

3.     Form Wawancara
          Wawancara, yaitu kegiatan tanya jawab untuk menggali informasi berupa keterangan atau pendapat yang dilakukan oleh penanya kepada yang ditanya. Pertanyaan tersebut dalam hal ini haruslah sesuai dengan tabel kebutuhan data. Ada beberapa hal yang harus disiapkan dalam menyusun form wawancara.
a)    Menentukan target responden yang akan diwawancarai
·      Camat, Lurah serta penduduk yang bertempat tinggal di wilayah studi
·      Membuat list pertanyaan yang disesuaikan dengan tabel kebutuhan data
b)   Pembagian mobilisasi personil ke instansi-instansi terkait dan warga (tabel mobilisasi).
c)    Pembuatan form pertanyaan yang disesuaikan dengan list pertanyaan yang sudah dibuat dan form pertanyaan tersebut.
d)   Preparat penunjang kegiatan wawancara seperti kamera, alat tulis, perekam video.
e)   Melakukan wawancara kepada responden yang telah ditentukan
Evalusi hasil wawancara, yaitu evaluasi mengenai kelengkapan data yang telah diperoleh dari hasil wawancara. Jika terdapat pertanyaan yang belum terjawab, maka harus menggunakan alternatif lain untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat.

4.    Form Kuisioner
                Kuisioner, merupakan adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden untuk megetahui hal-hal yang responden ketahui mengenai Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro. Jumlah kuisoner yang akan disebarkan masing–masing sebanyak 2 sampel ke setiap kelurahan di Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro. Instrumen yang digunakan untuk kuisioner adalah form kuisioner, kuisoner dikerjakan ketika melakukan survey observasi lapangan ke setiap wilayah kelurahan, hal ini bertujuan untuk mengefisiensikan waktu dan penyebaran form kuisoner dapat dilakukan dengan mengikuti tabel mobilitas. Kuisioner disebar dengan teknik sampling kepada beberapa warga dan dapat mewakili seluruh masyarakat di Kecamatan Purwantoro dan Kismantoro. Teknik samping yang di gunakan adalah Simple random sampling Dikatakan simple (sederhana) karena pengmbilan sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada pada populasi itu.

5.    Borang Check List Data
                                Borang check list data adalah suatu metode untuk mendata semua kebutuhan data dan membuat kolom check list untuk data yang sudah ditemukan. Sehingga mempermudah mengecek data-data yang belum ada ataupun belum lengkap. Borang check list ini biasanya sama dengan tabel kebutuhan data namun ditambah kolom untuk membuat tanda check list data. Sehingga data yang dicari dan didapat sesuai dengan data yang dibutuhkan dalam tabel kebutuhan data.

No comments:

Post a Comment